WordPress Editor; Classic atau Gutenberg

Sejak WordPress versi 5, WordPress memperkenalkan editor baru yang disebut dengan Gutenberg. Gutenberg di klaim lebih ramah terhadap end-user karena dapat dengan mudah melakukan edit dan makin mirip dengan software word processing seperti MS Word, atau Page.

Namun banyak dari penggemar Classic editor tidak menyukai Gutenberg editor, oleh karena itu mereka tetap menggunakan Classic editor dan enggan beralih ke Gutenberg. Gutenberg dinilai bulky, rumit, dan lebih kompleks.

Kembali ke Classic

Gutenberg memang sudah jadi editor default di WordPress, tapi kalau kamu kurang suka, bisa install plugin WordPress Classic Editor untuk mengembalikan editor utama ke Classic.

Classic Editor
Classic Editor

Classic editor memang disukai karena lebih simpel dan ringan, namun untuk melakukan layout yang sedikit “advance“, dinilai lebih sulit. Untuk membuat tulisan dalam 2 kolom saja, bisa repot kalau tidak menguasai HTML dan CSS.

Bila kamu tidak suka Gutenberg, cara mengembalikan ke tampilan classic adalah dengan menginstall plugin Classic Editor.

Halaman Download Classic Editor
Halaman Download Classic Editor

Gutenberg dan selanjutnya

Memang ketika pertama dirilis, Gutenberg editor dirasa kurang menyenangkan dan kaku, perlu banyak penyesuaian untuk menggunakannya, karena itu, banyak yang kecewa dan kembali ke Classic editor.

Seiring berjalannya waktu, Gutenberg terus mengalami pengembangan, kini di versi terakhir (WordPress 5.4.2) Gutenberg lebih menyenangkan untuk dipergunakan. Banyak block yang telah mengalami perbaikan dan juga penambahan block block baru.

Ditambah dengan banyaknya plugin-plugin yang berfungsi memperkaya block-block default yang disediakan oleh WordPress secara default. Membuat layout halaman web menjadi lebih mudah dan menyenangkan.

Gutenberg Editor
Gutenberg Editor

Selamat ber-WordPress!

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *